Analysis of Patient Adherence and Knowledge in the Use of Hyperlipidemia Medications at Rawasari Public Health Center, Jambi
Main Article Content
Abstract
Hiperlipidemia merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan dan pengetahuan pasien menjadi kunci keberhasilan terapi. Namun, rendahnya kesadaran pasien terhadap pentingnya pengobatan teratur sering menghambat pencapaian target terapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat hiperlipidemia setelah pemberian edukasi, menganalisis perubahan tingkat pengetahuan pasien tentang hiperlipidemia dan terapinya setelah pemberian edukasi, serta menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan dan pengetahuan pasien dengan kualitas hidup mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan pendekatan pretest-postest untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan, pengetahuan, dan kualitas hidup pasien hiperlipidemia sebelum dan setelah diberikan intervensi edukasi yang melibatkan 45 pasien hiperlipidemia di Puskesmas Rawasari Jambi. Kepatuhan diukur menggunakan kuesioner PROMAS dan persentase sisa obat, pengetahuan diukur menggunakan MKAQ, sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan WHOQOL-BREF. Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji beda paired t-test atau Wilcoxon, serta korelasi Pearson atau Spearman. Analisis korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara kepatuhan dengan kualitas hidup r 0,578 dan antara pengetahuan dengan kualitas hidup r 0,621 dan korrelasi kepatuhan dan pengetahuan r 0,605. Dapat disimpulkan bahwa edukasi farmasi efektif meningkatkan kepatuhan dan pengetahuan pasien serta berdampak positif pada kualitas hidup, sehingga layak diintegrasikan dalam manajemen terapi pasien hiperlipidemia di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.