POTENSI TANAMAN MANGROVE SEBAGAI AGEN ANTIKANKER

Main Article Content

Fefri Perrianty Peri Oktiarmi

Abstract

Penyakit kanker adalah kondisi dimana sel-sel tubuh tumbuh secara abnormal dan membentuk tumor ganas. Kanker menjadi salah satu masalah kesehatan global yang serius, dengan dampak kematian yang signifikan. Pada tahun 2018, tercatat sekitar 17 juta kasus kanker yang menyebabkan 9,5 juta kematian di seluruh dunia. Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan jenis mangrove terbesar, memiliki potensi besar dalam memanfaatkan tanaman mangrove sebagai agen antikanker. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk menyajikan informasi mengenai kandungan metabolit sekunder dan senyawa bioaktif dalam tanaman mangrove, serta untuk mengeksplorasi potensi tanaman ini sebagai agen antikanker. Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode non-sistematis dengan pendekatan narrative
review, mengumpulkan data dari berbagai sumber elektronik dan non-elektronik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman mangrove memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel kanker myeloma, dengan nilai IC50 sebesar 508,19 μg/mL. Senyawa squalene, yang diisolasi dari tanaman mangrove, juga menunjukkan efektivitas sebagai antikanker terhadap sel kanker MCF-7, dengan IC50 masing-masing 644,008 dan 595,164 μg/mL. Potensi ini menunjukkan bahwa tanaman mangrove memiliki nilai yang besar dalam pengembangan sebagai sumber obat antikanker. Meskipun sudah banyak penelitian yang mengeksplorasi tanaman lain sebagai sumber obat, potensi mangrove sebagai sumber antikanker masih belum banyak dieksplorasi secara menyeluruh.
Kata kunci: Antikanker, Antioksidan, Mangrove


 


ABSTRAC
Cancer is a disease caused by the abnormal growth of body tissue cells that develop into cancer cells. Cancer remains a significant global health issue, causing substantial mortality. In 2018, there were approximately 17 million cases of cancer resulting in 9.5 million deaths worldwide. Indonesia is noted for having the richest diversity of mangrove species globally. Mangrove plants offer numerous health benefits, including potential as anticancer agents. The aim of this literature review is to provide insights into the secondary metabolites and bioactive compounds found in mangrove plants, as well as to explore their potential as anticancer agents. The review employs a non-systematic approach using narrative review methodology, gathering data from various electronic and non-electronic sources. Research findings indicate that mangrove plant extracts exhibit cytotoxic activity against myeloma cancer cells, with an IC50 value of 508.19 μg/mL. Isolated squalene compounds from mangrove plants also demonstrate effectiveness as anticancer agents against MCF-7 cancer cells, with IC50 values of 644.008 and 595.164 μg/mL, respectively. These findings underscore the substantial potential of mangrove plants in the development of anticancer therapies. While many studies have explored other plants as sources of medicine, the potential of mangroves as anticancer resources remains largely untapped.
Keywords: Anticancer, Antioxidant, Mangrove

Article Details

How to Cite
PERRIANTY, Fefri; OKTIARMI, Peri. POTENSI TANAMAN MANGROVE SEBAGAI AGEN ANTIKANKER. PHARMACON JURNAL, [S.l.], v. 1, n. 2, p. 62-68, aug. 2024. Available at: <https://ojs.stikeskeluargabunda.ac.id/index.php/pharmaconjurnal/article/view/294>. Date accessed: 01 nov. 2026.
Section
Articles