EDUKASI MANAJEMEN PENGOBATAN MANDIRI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS PUDING MUARO JAMBI
Main Article Content
Abstract
Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan terapi obat (medication self-management) secara berkelanjutan untuk mencegah komplikasi vaskular. Ketidakpatuhan minum obat, kurangnya pemahaman jadwal konsumsi obat terhadap jam makan, serta minimnya keterampilan pemantauan gula darah mandiri menjadi masalah utama pada penderita DMT2 di tingkat pelayanan primer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan pemantauan gula darah, dan kepatuhan minum obat pada penderita DMT2 melalui edukasi farmasi klinis secara interaktif. Mitra pengabdian adalah 30 penderita DMT2 di wilayah kerja Puskesmas. Metode pengabdian menggunakan pendekatan Self-Management Education yang mencakup sosialisasi pengobatan rasional, pelatihan Pemantauan Gula Darah Mandiri (PGDM), penanganan hipoglikemia, dan pemberian alat bantu pill box harian. Evaluasi keberhasilan diukur secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test pengetahuan dengan instrumen Diabetes Knowledge Questionnaire (DKT), tingkat kepatuhan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), serta pengukuran kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) sebelum dan satu bulan pasca-intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata nilai pengetahuan dari 52,5% menjadi 88,3%, peningkatan kepatuhan minum obat kategori tinggi dari 33,3% menjadi 76,6%, serta penurunan rerata GDS dari 225,4 mg/dL menjadi 178,1 mg/dL. Edukasi farmasi klinis berkesinambungan terbukti efektif meningkatkan ke