EDUKASI PAP SMEAR BERBASIS MEDIA LEAFLET TERHADAP LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI DALAM PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI STIKES KELUARGA BUNDA JAMBI
Main Article Content
Abstract
Pendahuluan: Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang banyak terjadi pada perempuan. WHO memperkirakan terdapat 604.000 kasus baru dan 280.000 kematian akibat kanker serviks pada tahun 2024. Di Indonesia, cakupan deteksi dini kanker serviks masih rendah, yaitu 23,59% pada perempuan usia 30–50 tahun. Di Provinsi Jambi, cakupan deteksi dini masih bervariasi, yaitu 4,02%–34,53%. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pencegahan serta deteksi dini kanker serviks menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswi mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks melalui edukasi Pap Smear berbasis media leaflet. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui survei dan koordinasi dengan STIKES Keluarga Bunda Jambi, edukasi mengenai kanker serviks, faktor risiko, pencegahan, dan pemeriksaan Pap Smear menggunakan media leaflet, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 19 mahasiswi kebidanan. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa setelah edukasi, seluruh mahasiswi (100%) memiliki pengetahuan dalam kategori baik, meningkat dari 4 orang (21,1%) sebelum edukasi. Sikap positif meningkat dari 15 orang (78,9%) menjadi 19 orang (100%). Hasil ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap peserta mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Kesimpulan: Edukasi Pap Smear berbasis media leaflet dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswi mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks. Edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks.