PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI DESA TANGKIT BARU
Main Article Content
Abstract
Kesehatan reproduksi pada Wanita Usia Subur (WUS) merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan bebas stunting. Namun, di Desa Tangkit Baru masih ditemukan tingginya angka anemia pada WUS (38%) serta minimnya pemahaman mengenai manajemen higiene menstruasi, pemeriksaan SADARI (Periksa Payudara Sendiri), dan perencanaan kehamilan yang sehat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan WUS serta kader kesehatan dalam menjaga kesehatan reproduksi secara mandiri. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi interaktif, pelatihan pemeriksaan Hb (Hemoglobin) mandiri bagi kader, workshop SADARI, serta pendampingan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan WUS sebesar 42,5% (dari skor rata-rata pre-test 52,0 menjadi post-test 94,5). Selain itu, 15 kader Posyandu telah terampil melakukan edukasi mandiri dan pemantauan Hb digital.