Intervensi farmasi komunitas & Potensi Imunomodulator dari Bahan Alam untuk Menekan Efek Samping Obat jangka Panjang pada pasien tuberculosis (TB) Rumah Sakit Bratanata
Main Article Content
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang memerlukan terapi jangka panjang menggunakan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Penggunaan OAT sering menimbulkan efek samping obat (ESO) yang dapat menurunkan kepatuhan pasien dan meningkatkan risiko terjadinya TB resistan obat. Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi farmasis komunitas dalam mencegah dan mengelola ESO pada pasien TB. Metode yang digunakan meliputi konseling individu, pemantauan terapi obat secara berkala, serta edukasi tentang penggunaan vitamin B6 dan manajemen ESO ringan. Kegiatan dilakukan pada pasien TB yang menjalani pengobatan jangka panjang di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasien, peningkatan kepatuhan minum obat, serta penurunan keluhan ESO ringan yang tidak tertangani. Intervensi farmasis komunitas terbukti berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien dan mendukung keberhasilan terapi TB.