Hubungan Paritas Dan Berat Bbl Terhadap Kejadian Ruptur Perineum Pada Persalinan Dipuskesmas Gajahmada Tembilahan

  • Dwi Haryanti STIKES Keluarga Bunda Jambi
  • Dahliana Dahliana STIKES Keluarga Bunda Jambi

Abstract

Ruptur perineum adalah perlukaan jalan lahir yang terjadi pada saat kelahiran bayi, baik menggunakan alat maupun tidak menggunakan alat. Ruptur perineum disebabkan paritas, jarak kelahiran, berat badan bayi, pimpinan persalinan tidak sebagaimana mestinya,ekstraksi cunam, ekstraksi fakum, trauma alat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Paritas Dan Berat Badan Lahir Terhadap Kejadian Ruptur Perineum Pada Persalinan Di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan sampel 74. Ibu persalinan yang mengalami ruptur perineum 74 orang dan ibu persalinan yang tidak mengalami ruptur perineum 74 orang dengan penelitian ini menggunakan analisa data secara Univariat dan Bivariat. Teknik total sampling. Diketahui adanya hubungan antara parits dan berat badan lahir dengan kejadian ruptur perineum pada persalinan di puskesmas gajah mada tembilahan

Published
2021-12-25
How to Cite
HARYANTI, Dwi; DAHLIANA, Dahliana. Hubungan Paritas Dan Berat Bbl Terhadap Kejadian Ruptur Perineum Pada Persalinan Dipuskesmas Gajahmada Tembilahan. MIDWIFERY HEALTH JOURNAL, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 20-24, dec. 2021. ISSN 2716-2486. Available at: <http://ojs.stikeskeluargabunda.ac.id/index.php/midwiferyhealthjournal/article/view/108>. Date accessed: 29 oct. 2026. doi: https://doi.org/10.52524/midwiferyhealthjournal.v7i1.108.