Pengaruh Bayam Merah dalam Peningkatan Status Anemia di Puskesmas Kota Jambi

Main Article Content

Aristy Rian Avinda Putri ririn anjelin

Abstract

Latar Belakang: Anemia dapat diatasi dengan penggunaan terapi non farmakologi yaitu pemberian bayam merah. mengandung kalsium, vitamin A, vitamin E, vitamin C, betakaroten dan Fe dapat meningkatkan perubahan status anemia pada ibu hamil trimester 2. Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian bayam merah dalam meningkatkan kadar hemoglobin, eritrosit dan hematokrit ibu hamil trimester 2. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode quasy Experiment dengan pretest posttest with control group design dengan variabel bebas yaitu pemberian ekstrak bayam merah dengan dosis 1,4 gram selama 10 hari dan variabel terikatnya adalah kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah eritrosit. Populasi penelitian adalah ibu hamil anemia Trimester 2. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini 26 responden sebanyak 13 orang Hasil : Hasil pemberian intervensi ekstrak bayam merah dosis 1,4 gram dalam bentuk teh selama 10 hari pada kadar Hemoglobin diperoleh nilai sig, pada kadar Hematokrit 0,004 nilai sig 0,010 dan jumlah eritrosit nilai sig 0,021. Hal ini dibuktikan dengan pemberian Tablet Fe beserta Ekstrak Bayam Merah dapat meningkatkan Kadar Hemoglobin, Eritrosit dan Jumlah Hematokrit.

Article Details

How to Cite
RIAN AVINDA PUTRI, Aristy; ANJELIN, ririn. Pengaruh Bayam Merah dalam Peningkatan Status Anemia di Puskesmas Kota Jambi. PHARMACON JURNAL, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 31-37, jan. 2024. Available at: <http://ojs.stikeskeluargabunda.ac.id/index.php/pharmaconjurnal/article/view/223>. Date accessed: 26 may 2024.
Section
Articles